
Rhizopora mucronata merupakan salah satu spesies mangrove yang dibudidaya oleh FT Pulau Baai di pesisir pantai. Budidaya mangrove dilakukan tanpa perlakuan atau metode khusus dan spesifik. Pola tanamnya cenderung rapat dan seragam pada tanah lempung yang jenuh dan ber-elevasi rendah. Hal ini membuat bibit mangrove mudah miring/tenggelam di lumpur lunak, banyak propagul yang hanyut sebelum berakar, serta fase adaptasi awal tertekan oleh fliuktuasi salinitas dan tanahnya agak asam. Terbukti bahwa servival 90 hari setelah tanam (HST) rendah dan penutupan kanopi berjalan lambat. Selain jarak tanam yang seragam dan rapat, arus mikro tetap kencang, sedimen sering ter-suspensi, dan tidak ada naungan awal membuat Rhizophora mucronata mudah hanyut dan miring.
Metode Rumpun Berpori atau kluster berjarak dipilih FT Pulau Baai sebagai salah satu solusi yang diterapkan dalam budidaya Rhizopora mucronata. Rumpun didesain secara kolektif meningkatkan kekasaran hidraulik, membentuk sel naungan akresi, serta menumbuhkan root-mat yang berfungsi sebagai bio-anker alami. Metode ini diawai dengan pemilihan lokasi yang ideal, lalu dilakukan penanaman 9-16 bibit per rumpun dengan jarak 0x,5-0,8 m dan per rumpun diberi jarak 0-12 m. Bibit yang ada di dalam rumpun diikat pada ajir bambu, permukaan tanah ditata menggunakan lumpur lokal, dan dilakukan pemeliharaan intensif selama 2-4 minggu, termasuk penyulaman cepat dan monitoring parameter 30/60/90 HST (kecepatan arus mikro, akresi sedimen, kemiringan batang, survival, dan canopy cover).
Setelah dilakukan penerapan Metode Rumpun Berpori pada budidaya Rhizopora mucronata, menunjukkan kecepatan arus mikro dan frekuensi resuspensi, sehingga akresi sedimen meningkat dan stabilitas bibit di lumpur lunak membaik. Tingkat survival mangrove juga meningkat signifikan, penutupan kanopi antar rumpun berlangsung lebih cepat, serta kebutuhan bibit dan tenaga kerja menjadi lebih efisien. Melalui penerapan inovasi ini, bibit Rhizopora mucronata sebanyak 2.025 pohon mampu dibudidaya oleh FT Pulau Baai dengan tingkat survival yang lebih baik.